Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
1. Nikmati kemudahan belanja ditempat kami. 2. Dapatkan diskon menarik selama masa promo
Beranda » Artikel Terbaru » Tips Memilih Benang Rajut

Tips Memilih Benang Rajut

Diposting pada 4 November 2017 oleh diazrahma | Dilihat: 381 kali

Benang merupakan sehelai serat panjang yang biasa digunakan untuk membuat berbagai macam produk jahit, kain tekstil, kain tenun, crochet, hingga rajutan. Untuk membuat produk rajutan sendiri dikenal berbagai macam jenis benang rajut yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Supaya tidak salah pilih, ada baiknya jika anda menyimak terlebih dahulu pembahasan mengenai tips memilih benang rajut yang baik dan benar.
Ukuran dan Bentuk Benang
Sesuaikan ukuran dan bentuk benang dengan kebutuhan anda. Sebab benang rajut sendiri umumnya tersedia dalam dua variasi pilihan ada, yang berbentuk bola benang & ada pula yang berbentuk gulungan benang. Tergantung pada bahan benang yang akan digunakan.
A. Bahan Benang
Benang yang digunakan untuk merajut umumnya dapat dijumpai dalam berbagai macam jenis serat bahan. Mulai dari serat hewani seperti lambswool yang bersifat hangat dan dapat menyimpan panas dengan baik, serat tanaman seperti linen atau katun yang kuat dan sangat lembut, hingga serat buatan seperti polyester atau nylon yang biasa digunakan untuk membuat pakaian bayi

B. Jenis Benang
1. Benang Katun.
Benang Katun adalah benang rajut yang terbuat dari serat alami (kapas). Benang ini adalah benang yang biasa digunakan oleh pemula yang baru belajar merajut. Benang katun sifatnya dingin, ringan dan memiliki banyak variasi warna. Benang katun bisa digunakan untuk membuat berbagai macam pernik sulam.Benang katun ada yang memiliki satu warna dan memiliki warna gradasi. Benang yang memiliki warna gradasi biasa disebut dengan benang sembur.Jenis benang katun yang lain adalah benang katun bali halus (jasmine), benang katun import

2. Benang Katun Minlon
Benang Minlon adalah benang rajut yang sejenis dengan benang Kinlon. Benang ini adalah benang katun yang lembut. Oleh karena sifatnya yang ringan dan lembut maka cocok untuk digunakan sebagai bahan membuat syal, amigurami dan baju.
3. Benang Katun Kinlon
Benang katun Kinlon adalah benang rajut yang sejenis dengan benang katun minlon. Benang inipun cocok digunakan untuk membuat syal karena sifatnya yang mengembang dan hangat jika mengenai tubuh.
4. Benang Katun Panda.Benang katun Panda adalah benang yang cocok digunakan untuk membuat kaos kaki karena teksturnya lembut dan hangat dikulit.
5. Benang Katun Orchid
Benang katun orchid adalah benang katun yang lembut namun memiliki tekstur benang yang agak pecah. Benang Orchid cocok jika digunakan untuk membuat baju dan syal. Benang ini kerap dibandingkan dengan benang Panda. Untuk yang belum terbiasa dengan benang yang agak pecah disarankan menggunakan benang Panda atau menggunakan Hakpen dengan ukuran 1 ukuran di atasnya.
6. Benang Rajut Bulky.
Benang Bulky adalah benang rajut yang terbuat dari bahan acrylic. Benang ini lembut dan berserat. Benang Bulky cocok digunakan untuk membuat tas, syal atau topi.
7. Benang poliester.
Benang rajut poliester adalah benang rajut yang banyak digunakan untuk membuat sweater, cardigan dan juga syal. Sifat benang poliester adalah tidak mudah kusut, tidak mudah lekuk serta tidak mudah luntur.
8. Benang rajut Acrylic.
Benang rajut acrylic adalah jenis benang rajut yang terbuat dari bahan sintesis yaitu acrilic. Sifat acrylic adalah lembut, ringan dan dingin jika dikulit
9. Benang nilon
Benang Nilon adalah benang rajut yang karena sifa

Benang Nilon

tnya yang kuat dan elastis serta mengkilat. Oleh karena itu benang nilon banyak digunakan sebagai bahan tas rajut. Benang nilon yang berukuran kecil bisa digunakan untuk membuat berbagai aksesoris

C. Warna Benang
Sebelum memulai kegiatan merajut anda harus memutuskan terlebih dahulu warna benang seperti apa yang akan anda gunakan. Sebab tidak semua benang rajut diciptakan dengan warna tunggal, tetapi ada pula yang tersusun atas berbagai macam variasi warna, diantaranya:
Heathered atau wol : Benang dengan bintik-bintik serat berwarna berbeda.
Ombre : Benang beraneka ragam dengan warna terang dan gelap nuansa rona tunggal.
Multi colour : Benang beraneka ragam dengan dua atau lebih warna yang berbeda
Self-striping : Benang yang memiliki lebih dari satu warna dan akan membentuk motif saat dirajut.
Marled : Benang yang terbuat dari helaian benang yang berbeda warna yang berhubungan.

D. Tebal Benang
Sesuaikan pula tingkat ketebalan benang dengan kebutuhan anda. Sebab masing-masing benang yang digunakan untuk membuat syal, kaos kaki rajut, pakaian anak, topi, maupun produk design fashion lainnya umumnya memiliki tingkat ketebalan yang berbeda-beda satu sama lain.

E. Merawat Hasil Rajutan
Supaya kualitas benang dan hasil rajutan yang anda buat tampak bagus dan terhindar dari kerusakan untuk kurun waktu yang cukup lama, sebaiknya ikuti petunjuk atau instruksi pencucian bahan yang terdapat pada label benang yang telah anda dibeli. Pada setiap gulungan benang rajut biasanya dicantumkan panduan ukuran jarum atau hakpen, panjang benang, tipe benang, cara mencuci yang disarankan.

Bagikan informasi tentang Tips Memilih Benang Rajut kepada teman atau kerabat Anda.

Tips Memilih Benang Rajut | Diazrahma

Belum ada komentar untuk Tips Memilih Benang Rajut

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 33%
Rp 10.000 Rp 15.000
Ready Stock / BK002
Best Seller
OFF 17%
Rp 150.000 Rp 180.000
Ready Stock / T03
SIDEBAR